«

»

Jun 11

PERAWATAN KAKI DIABETIK


Kaki diabetik adalah kaki para penderita diabetes yang secara umum lebih sering terkena komplikasi seperti luka dan sering kali luka sulit sembuh dan berakhir dengan amputasi. Berdasarkan data bahwa setiap 30 detik terjadi amputasi pada kaki diabetic di seluruh dunia, 60-80% amputasi kaki non traumatic disebabkan oleh diabetes, 80% amputasi kaki diabetes didahului oleh luka ( M.Yunir 2008)
Komplikasi diabetes secara umum dapat mengenai pembuluh darah, gangguan mata, gangguan ginjal dan gangguan pada kaki. Komplikasi yang paling sering adalah perubahan pada anggota gerak bagian bawah atau yang biasa di sebut kaki diabetic (diabetic foot).
Kelainan yg terjadi pada kaki diabetik biasanya adalah: gangguan pembuluh darah, gangguan sensori, perubahan struktur kaki, penebalan kulit, perubahan kulit dan kuku, luka pada kaki dan infeksi.
Dasar terjadinya kaki diabetik adalah adanya kelainan pembuluh darah, kelainan saraf dan adanya infeksi. Kelainan saraf dapat mengenai saraf otonom, motorik dan sensori, sedangkan kelainan pembuluh darah sangat berpengaruh terhadap proses penyembuhan luka. Bila mengenai saraf sensori maka, kaki akan kehilangan sensasi rasa sakit atau nyeri, bahkan ketika ada luka sekalipun, penderita tidak akan merasakannya, akibatnya luka akan dibiarkan karena tidak terasa sakit sampai akhirnya terjadi infeksi. Bila mengenai saraf motorik (serabut saraf yang menuju otot) maka otot akan menjadi kecil, akibatnya akan terjadi ketidakseimbangan pada otot kaki yang akan meyebabkan perubahan bentuk kaki (deformitas), seperti jari menekuk atau bergesernya sendi. Bila mengenai saraf otonom penderita akan merasa sulit berkeringat dan kulit menjadi kering, kulit kering sangat beresiko menjadi luka.
Gangguan pembuluh darah akan menyebabkan darah tidak mengalir dengan lancar sehingga pasokan makanan dan oksigen akan sulit mencapai organ tubuh terutama yang letaknya jauh dari jantung seperti jari kaki, sehingga pada saat luka akan mempersulit proses penyembuhan luka.
Untuk itulah sangat diperlukan kesadaran dari penderita untuk merawat kaki secara mandiri sebelum terjadi luka, berikut adalah tips-tips perawatan kaki diabetik:


1. Periksa kaki setiap hari,telapak kaki, sela-sela jari kaki, periksa apakah ada kemerahan, lecet, kulit kering, penebalan kulit, dan jika tidak mampu sendiri,bisa dengan bantuan cermin atau bisa juga minta bantuan orang lain.
2. Hindari kaki kontak langsung dengan benda2/air panas
3. Gunakan alas kaki baik didalam maupun diluar rumah
4. Gunakan pelembab/lotion/minyak utk menjaga kelembaban kulit, ingat kulit yang kering beresiko terjadinya luka
5. Gunakan sepatu lembut dan lunak, pastikan ukuran yang sesuai dengan ukuran kaki , cara mengukur sepatu yg pas adalah dengan membuat pola telapak kaki pada kertas, lalu gunting dan masukan kedalam sepatu yg akan dipilih untuk digunakan, bila kertas pola menekuk/melipat berarti sepatu tdk pas untuk kaki anda. Jangan digunakan!
6. Lakukan senam kaki, bisa dengan cara merobek2 kertas koran dengan kaki sampai kecil2 lalu bentuk seperti bola dan buang ke tempat sampah..juga dengan menggunakan kaki anda.
7. Bila menggunting kuku jangan terlalu pendek, dan terlalu miring sehingga akan membuat luka pada kulit disela2 kuku. Jika kuku terasa keras lebih baik rendam dahulu dengan menggunakan air hangat agar kuku lebih lunak dan mudah di gunting, jika kesulitan lebih baik minta bantuan orang lain.
8. Jika menggunakan kaos kaki, gunakan kaos kaki yang lebut dan menyerap keringat.
9. Pastikan kadar gula darah selalu terkontrol.
Bila Anda adalah penderita diabetes, jadikanlah perawatan kaki rutinitas harian Anda yang menyenangkan, sayangi kaki Anda…dengan merawatnya, sebelum terjadi luka..
Salam sehat

Penulis:
Ria Hestiana Putri, SKp, ETN
Perawat Spesialis Luka, Stoma dan Inkontinensia
Hp.081584077677

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

call us