«

»

Dec
21

Mengenal Luka Tekan (Luka Dekubitus )


Luka tekan adalah rusaknya jaringan kulit yang disebabkan oleh adanya penekanan yang lama pada daerah tersebut. Biasa juga disebut pressure ulcer, bedsores, decubitus ulcers

Penyebab:

Terjadi karena adanya penurunan aliran darah kedaerah yang mengalami penekanan dan menyebabkan kerusakan pada daerah tersebut. Hal ini dapat terjadi jika penekanan terjadi dalam awktu yang lama tanpa pergeseran berat badan anda (misalnya setelah operasi/cedera)

Faktor-faktor berikut meningkatkan risiko terjadinya luka tekan:

  • Immobilisasi dalam waktu lama/hrs bergantung dgn kursi roda
  • Tidak mampu untuk memindahkan bagian-bagian tertentu dari tubuh Anda tanpa bantuan, seperti cedera tulang belakang atau cedera otak atau jika Anda memiliki penyakit seperti multiple sclerosis
  • Memiliki kondisi kronis, seperti diabetes atau penyakit pembuluh darah, sehingga aliran darah juga terganggu
  • Memiliki cacat mental dari kondisi seperti penyakit Alzheimer
  • Memiliki kulit rapuh
  • Memiliki kegagalan dalam mengontrol BAB/BAK
  • Tidak mendapatkan cukup nutrisi (malnutrisi)

Gejala:
Diawali seperti kulit memerah yang semakin memburuk dari waktu ke waktu. Membentuk blister/lepuh, kemudian luka terbuka, dan akhirnya kawah.

Tempat yang paling umum untuk ulkus tekanan untuk membentuk tulang lebih dekat dengan kulit, seperti siku, tumit, pinggul, pergelangan kaki, bahu, punggung, dan belakang kepala.

Dekubitus dikelompokkan oleh seberapa parah, dari Tahap I (tanda-tanda awal) untuk Tahap IV (terburuk):

Tahap I: terdapat kemerahan pada kulit yang, ketika ditekan, tidak menjadi putih. Ini menunjukkan bahwa ulkus tekanan mulai berkembang.
Tahap II: Kulit lepuh atau bentuk luka terbuka. Daerah sekitar yang sakit dapat merah dan teriritasi.
Tahap III: kerusakan kulit sekarang tampak seperti kawah. Ada kerusakan pada jaringan di bawah kulit.
Tahap IV: ulkus tekanan telah menjadi begitu mendalam bahwa ada kerusakan pada otot dan tulang, dan kadang-kadang tendon dan sendi.

Langkah-langkah berikut harus diambil segera:
• Hindari tekanan pada daerah itu. Gunakan bantal, bantal busa khusus, untuk mengurangi tekanan.
• Atur posisi agar daerah tersebut tidak terjadi penekanan lagi dalam waktu lama (ubah posisi 2 jam sekali)
• Lakukan latihan pergerakan ringan
• Usapkan minyak (bisa minyak kelapa), pada daerah tersebut dan daerah lain yang beresiko juga pada kulit yang kering
• Tingkatkan masukan nutrisi tinggi kalori dan protein
• Perbanyak minum tuk menghindari kulit menjadi kering
• Hindari pemberian bedak karena akan menyebabkan kulit makin kering dan meningkatkan resiko luka.
• HINDARI Memijat daerah yang luka. Pijat dapat merusak jaringan di bawah kulit.
Bantal berbentuk donat atau cincin berbentuk TIDAK dianjurkan karena dapat mengganggu aliran darah ke daerah dan menyebabkan komplikasi.
• Sebaiknya hubungi perawat spesialis luka segera jgn tunggu luka memburuk/ infeksi

Tanda-tanda luka terinfeksi meliputi:
• Kemerahan dan nyeri di sekitar luka
• Kulit sekitar luka hangat dan bengkak
• Adanya bau pada luka
• Demam, kelemahan, dan kebingungan tanda-tanda bahwa infeksi mungkin telah menyebar ke darah atau di tempat lain dalam tubuh.
Pencegahan
Jika Anda terbaring di tempat tidur atau tidak dapat bergerak karena diabetes, masalah sirkulasi, tidak mampu menahan BAK/BAB, atau cacat mental, lakukan pemeriksaan pada daerah2 penekanan setiap hari. Anda atau keluarga Anda perlu memeriksa tubuh Anda dari kepala sampai kaki, jika ditemukan tanda2 akan terjadinya luka segera hubungi perawat spesialis luka..lebih cepat lebih baik.

Jika butuh perawatan luka silahkan datang ke klinik perawatan luka 081584077677…kami siap membantu Anda..

Sekian semoga bermanfaat…salam sehat..

5 comments

  1. sondang says:

    Selamat pagi Ibu,

    Saya Sondang Simanjuntak, ingin bertanya kepada Ibu sehubungan dengan penyakit bapak saya.

    Bapak saya sudah kurang lebih 8 bulan terbaring di tempat tidur akibat struk dan sekarang bapak saya mengalami dekubitus pada daerah dubur. dan hari demi hari sepertinya debukitusnya semakin melebar. dan saat ini pengobatan yang dilakukan keluarga adalah dengan cara membersihkan luka dengan NACL setelah itu lukanya diobatin dengan pemakaian betadin dan Nebacitin Powder. Dan kami selalu memiringkan bapak di tempat tidur.
    Yang menjadi pertannyaan saya apakah pengobatan ini benar adanya, atau adakah obat yang lain yang lebih baik dan adakah pemakaian pempers berpengaruh pada luka ini. saya mohon petunjuk dari ibu.

    Atas perhatian dan bantuan Ibu saya ucapkan terima kasih.

    1. admin says:

      Sdri Sondang yg baik, luka dekubitus adalah luka yg disebabkan oleh penekanan yg terlalu lama pada kulit terutama pada area yg mengalami penekanan dan dalam waktu yg cukup lama, kondisi tersebut juga biasanya diikuti dengan kondisi umum yg kurang baik..misalnya: ketidakmampuan menggerakkan sebagian/seluruh anggota badan/ nutrisi yg kurang baik/ usia lanjut dll. Sesungguhnya dekubitus adalah disebabkan adanya masalah kompleks yg mengakibatkan luka/dekubitus. pencucian dgn nacl sdh tepat.., namun penggunaan obat/balutan harus dilihat dr warna dasar lukanya..merah segar: luka baik tdk ada infeksi/kematian jaringan, kuning/hitam: luka terinfeksi/ada jar mati, tugas perawatn luka adalah menciptakan kondisi luka merah dan terhindar dari infeksi. penggunaan nebacetin bisa jika luka berwarna kuning..namun tetap harus kombinasi degn penggunaan balutan yg lain mis: balutan yg mengandung bantalan/foam sehingga mengurangi penekanan. atau bs juga dgn menggunakan salep dgn bahan dasar zink cream. sekali lagi perawatan luka itu unik…luka boleh sama ..namun penanganan terkait obat/balutan bs berbeda. jika ingin lebih jelas silahkan kirim foto luka ke perawatluka@gmail.com. semoga membantu..

  2. kiki says:

    selamat sore ibu,
    sy ingin bertanya, ibu mertua saya luka dikakinya tidak sembuh2 hampir 20 tahun, km sdh cek ke lab kadar gulanya normal, lukanya menghitam, lembab..km sdh beberapa kali periksa ke internist dan dermatologi..tp lukanya tetap ga sembuh….

  3. kiki says:

    maaf bu, nyambung lagi….sekedar info klu beliau terluka di bagian tubuh lain lukanya sembuh dgn waktu normal..

  4. admin says:

    Luka semestinya sudah sembuh maksimal dalam waktu 3 minggu, namun ketika ada penyulit seperti DM, ada benda asing pd luka, ada masalah pada tulang, adanya infeksi atau perawatan yg kurang tepat., dll dapat menyebabkan luka sulit sembuh. Ada baiknya dicari penyebabnya, konsultasi/luka dirawat dgn perawat khusus luka dgn menggunakan balutan modern dapat dicoba krn sudah terbukti scr internasional mempercepat penyembuhan luka. Semoga menjawab

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>