Beberapa kesaksian pasien-pasien kami :
1. Ny.N 60 th, ulkus diabetik

Saya sudah lama mempunyai diabetes hingga suatu saat di telapak kaki saya terdapat beberapa luka yang bau dan sulit sembuh, dokter menyarankan untuk diamputasi namun saya menolak, hingga suatu saat anak saya mencari informasi di internet dan mendapatkan informasi ada perawat spesialis luka dengan tehnik balutan luka modern yang bisa merawat luka di rumah ( homecare), akhirnya saya memutuskan dan mantap untuk di rawat oleh perawat tersebut.. dan alhamdulillah luka saya sembuh dalam waktu 2 bulan.

2. Ny. S  (60 th), Luka Bakar

Saya terkena minyak panas saat menggoreng dan saya terjatuh sehingga tulang punggung saya bermasalah dan di rawat di RS. Setelah 3 minggu perawatan kaki saya yang luka tidak ada kesembuhan, bahkan semakin parah dan dokter menyarankan untuk operasi, saya menolak dan akhirnya saya panggil Suster Ria untuk rawat luka saya, alhamdulillah 1 minggu luka saya sudah sembuh.

3. Tn I (35 th) , Luka kecelakaan

Saya mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tulang pada kaki saya patah dan harus dioperasi untuk pemasangan pen, namun 2 bulan setelah dilakukan operasi luka belum juga sembuh, padahal seminggu sekali rutin kontrol ke RS rujukan nasional di Jakarta, namun belum juga sembuh, sampai akhirnya temannya istri yang juga perawat memberikan saran untuk mencoba metode balutan luka modern, akhirnya istri saya mencari informasi tersebut dan menemukan situs ini yang memberikan pelayanan perawatan luka homecare dengan tehnik balutan modern. Alhamdulillah tidak sampai 1 bulan luka saya sudah sembuh.

4. Tn. T (60 th), ulkus diabetik

Saya menderita diabetes sudah hampir 10 tahun jika gula darah sedang tinggi mudah sekali terkena luka, namun sejak rekan saya memperkenalkan dengan Suster Ria, luka saya bisa dirawat dengan baik bahkan keluarga juga diajarkan cara merawat luka yang baik dengan metode balutan modern. Alhamdulillah

5. Ny. S (65 th), post op kanker usus, ostomate

Suatu saat saya terdiagnosa kanker usus dan harus segera dioperasi dan dibuatkan stoma (lubang pada dinding perut untuk mengeluarkan kotoran/feses), saat itu yang terpenting adalah nyawa saya terselamatkan, walaupun saya tidak tahu pasti apa itu stoma. Setelah operasi saya dipakaikan kantong stoma (untuk menampung kotoran/feses tersebut) pada lubang di perut, namun tidak sampai 1 hari kantong tersebut bocor dan membuat saya tidak nyaman padahal harga kantung tersebut terbilang mahal dan seharusnya bisa bertahan 4 hari bahkan lebih. Alhandulillah ada seorang perawat yang memberikan nomer telepon perawat spesialis luka dan stoma dan bisa dipanggil ke rumah (homecare). Akhirnya saya hubungi perawat tersebut, saat perawatan saya tidak hanya diajari cara perawatan stoma namun juga banyak hal tentang stoma.., trimakasih suster.

11 thoughts on “Testimoni

    1. slough adalah jaringan mati yg berwarna kuning..nekrotik adalah jaringan mati yg biasanya berwarna hitam..dan jaringan tersebut harus dibersihkan/diangkat agar muncul warna merah..jika sudah berwarna merah luka sdh aman tinggal menunggu proses tumbuhnya jaringan baru /epitelisasi..dan tak lama lagi luka pun akan sembuh..

    2. A lot of what you touch on hits home. I too find myself wiroyrng that what I eat will affect my output and emptying schedule. Why Gluten free food? Do you have a gluten intolerance?

    1. silahkan pak, kami di depok jawa barat..jl. merdeka, griya kencana AA/5 kota depok (klinik amalina)..atau bs hub 081584077677 utk info lebih lanjut, terima kasih, semoga bisa membantu

  1. Dokter saya mu tanya. Saya tgl 11 kemaren jatuh di air kaki saya luka kena keloset di bagian telapak kaki,lebih tepatnya bagian telapak kaki yang deket ke ibu jarinya. Saya langsung ke klinik terdekat dan lukanya ampe di jait. Dokternya nyaranin jangan terkena air dl dan tiga hari setelah itu saya harus kontrol jaitan. Sayapun dengerin saran dari dokternya itu. Tiga hari setelah itu saya pun kembali ke klinik itu. Yang meriksa saya waktu kontrol dokternya lain lagi,setelah di periksa lukanya katanya belum kering jaitan nya belum bisa dibuka padahal lukanya ga pernah terkena air. Saya hanya di kasih obat antibiotik,penghilang rasa sakit sama obat pencegah infeksi.dan di suruh kontrol lg tiga hari kemudian. Menurut dokter luka saya ini gimana? Apa yang harus saya lakukan biar lukanya cepat sembuh?

  2. Assalamualaikum wr wb selamat sore min. Saya harris umur 27th.
    7 desember lalu jari saya putus 1ruas di ujung telunjuk kiri jari tangan terkena gear/rantai motor. Pd hari yg sama sy ke dokter praktek dan lsg di beri 2 suntikan yg sy blm tahu suntikan apa saja itu.
    setelah obat habis sy kembali periksa dan bukan ke dokter praktek tp ke rsud bekasi. Setelah di periksa ternyata saya harus menjalani amputasi 1/2 ruas jari lg untuk pembersihan lukanya. Krn rasa khawatir sy dengan kata “amputasi” sy pun tidak meneruskan kontrol sy. Dan sekarang luka saya terus mengeluarkah nanah. Pertanyaannya apakah saya bisa menjalani perawatan luka tanpa harus melalui jalan amputasi tersebut. Sekian pertanyaan sy terima kasih.

  3. Slmt pagi Ibu Ria,

    Ibu saya darahnya kental, gula darah normal. Dia punya luka ada jaringan mati warna kuning yang selalu diangkat sama perawat. Lukanya juga sdh dilaser 5x tapi tidak kelihatan ada kesembuhan. Mohon nasihatnya.

    Terima kasih.

    1. Slmt pagi Ibu Ria,

      Ibu saya darahnya kental, gula darah normal. Dia punya luka ada jaringan mati warna kuning yang selalu diangkat sama perawat. Lukanya juga sdh dilaser 5x tapi tidak kelihatan ada kesembuhan. Saya sudah wa fotonya. Mohon nasihatnya.

      Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *