«

»

Oct 23

Kolostomi Transversum atau Kolostomi Melintang

kolostomi transversum dilakukan diperut bagian atas, baik yang berada di tengah maupun yang terletak kesisi kanan tubuh. Kolon transversum di isolasi dan omentum majus di lepaskan sejauh10-15 cm dari vasa kolika media kanan. Biasanya lapisan posterior omentum majus hanya sedikit saja yang melekat pada kolon dan biasanya dapat diangkat dengan diseksi gunting dan kasa tanpa perlu mengikat vasa darah. Kemudian omentum dikembalikan ke dalam perut. Dipilih daerah avaskuler pada mesokolon dekat dengan dinding kolon dan melalui ini dimasukkan kateter karet. Kemudian pada kuadran kanan atas abdomen, di atas kolon transversum, dibuat insisi pendek melintang pada kulit dan lapisan-lapisan fasia, otot-otot dipisahkan, lapisan-lapisan fasia posterior dibuka dan masuk kedalam rongga peritoneum yang harus dapat menampung tiga jari. Kateter karet disekitar kolon dengan hati-hati dimasukkan melalui lubang baru ini dan diorientasikan sehingga usus dapat dikeluarkan melalui dinding perut tanpa terpuntir. Setiap kelebihan kolon harus dikembalikan kedalam perut dan kemudian satu segmen kateter dijahitkan ke kulit, dengan demikian ia akan bekerja sebagai jembatan untuk kolostomi. Luka laparatomi ditutup, setelah pengurasan peritoneum dan penempatan gastrostomi. Segera setelah dinding perut ditutup kolon transversum dibuka tegak lurustenia koli anterior. Usus dilipat kembali dan dijahit dengan benang 3/0 yang dapat diabsorbsi yang diletakkan pada lapisan-lapisanmuskulo-submukosa dan dermal dan tidak menembus kulit atau permukaan mukosa. Pada akhir prosedur ini dibuat kantong kolostomi

Tipe stoma yang terbentuk pada bagian transversum pada kolon, berada dibawah sudut / lengkung kostal biasanya terletak pada sebelah kanan atas di abdomen kuadran dapat dibentuk sebagai loop stoma atau split stoma . biasanya loop kolostomi awalnya bisa di topang dengan rod . ujung lubang udus disfungsional menjadi fistula mukosa (hanya mengeluarkan lendir). Kolostomi loop transversum sering kali di tinggikan itu karena simptomatik atau paliatif. Bagian luar otot – otot rektus sering terjadi komplikasi herniasi dan prolaps, stoma ini menonjol hingga 1 -3 cm di atas level permukaan kulit yang memiliki diameter 6 – 10 cm. Flatus yang di hasilkan relative banyak, feses yang lembek berbau sangat menyengat dan dapat merusak kulit.

Kolostomi transversum kiri atau kanan dilakukan pada penyakit atau trauma pada kolon desenden dan kolon transversum kiri. Pengeluaran feses dalam bentuk lunak, seperti pasta yang dapat terjadi hingga 2 – 4 kali dalam sehari.

kolostomi transversum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

call us