Jun 05

Prosedur Perawatan Kuku Kaki Diabetik

Home Care

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perawatan kuku kaki adalah tindakan perawatan kaki pada pasien diabetik, dimana tindakan ini dilakukan pada kaki pasien diabet yang tidak terdapat luka sebagai tindakan preventif / pencegahan.

Tujuan dari perawatan kuku kaki yaitu :

a. Mempertahankan kebersihan kaki dari kotoran yang melekat lama di kaki

b. Memperlancar peredaran darah di kaki

Berikut ini alat – alat yang perlu dipersiapkan untuk perawatan kuku kaki adalah sebagai berikut :

a. Satu set alat meni-pedicure

b. Baskom isi air rendaman teh herbal

c. Sikat gigi bulu halus

d. Batu apung

e. Handuk

f. Sabun ber-pH rendah

g. Scrub

h. Lotion

i. Alkohol gel (jika tersedia)

Dibawah ini prosedur pelaksanaan untuk perawatan kuku kaki :

1. Prosedur awal :

a. Kaji data umum dan riwayat kesehatan pasien pada lembar pengkajian

b. Lakukan pengkajian kaki

c. Jelaskan prosedur dan tujuan dari tindakan yang akan dilakukan

d. Lakukan komunikasi terapeutik sebelum, selama dan sesudah dilakukan perawatan

2. Prosedur utama pelaksanaa

a. Cuci tangan 7 langkah dengan baik dan benar

b. Rendam kedua kaki pada baskom isi air hangat

c. Cuci kaki dengan sabun dan scrub hingga mata kaki dengan perlahan dan hati – hati

d. Bilas dengan cara merendam dalam air dari baskom hingga tidak terasa sabun / hingga bersih

e. Angkat kaki, taruh diatas handuk dan perlak yang telah disediakan

f. Kaki dibersihkan, kuku kaki digunting sesuai dengan kebutuhan

g. Kaki dibersihkan dengan membilasnya pada baskom

h. Kaki dikeringkan dengan membilasnya pada baskom

i. Biarkan sebentar, kemudian beri lotion sambil di massage dengan lembut

3. Ajarkan tentang terap kaki

Untuk info lebih lanjut & home care bisa langsung meghubungi

087731346585 (Call/SMS/WA)

081584077677 (Call/SMS/WA)

Jun 04

Manfaat Aloe Vera Dalam Penyembuhan Luka

Aloe vera berasal dari kata Arab “alloeh” yang artinya substansi yang berkilau dan pahit atau sering kita kenal dengan nama daun lidah buaya. Aloe vera merupakan salah satu bahan obat yang sangat populer digunakan dalam rumah tangga selain garam dan tepung soda.

Bagian gel aloe vera mengandung lemak, protein, serat, 25,5% gula (glukosa dan manosa), 30% getah, serta 22,3% minyak aloin mentah dan resin. Khasiat penyembuhan luka aloe vera melalui penyediaan mikronutrien esensial, efek anti inflamasi, efek anti-mikroba, dan merangsang fibroblas kulit. Penggunaan aloe vera dalam perawatan luka sangat mudah dan membuat biaya perawatan luka menjadi lebih murah.

Info selanjutnya bisa langsung menghubungi

087731346585 (Call/Sms/WA)

081584077677 (Call/Sms/WA)

May 26

Perawatan Stoma

Perawatan stoma bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi, maserasi, dam komplikasi, baik pada stoma maupun kulit sekitar stoma. Penggantian kantong dilakukan sesuai jenis kantong, kondisi kantong, dan jumlah pengeluaran

Dibawah ini hal – hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan stoma anatara lain :

  1. Wafer (two-piece) bisa tetap terpasang selama 3 – 4 hari jika tidak bocor
  2. Kantong dapat diganti sesuai kebutuhan
  3. Ostomate bisa mandi dengan kantong terpasang maupun dilepas
  4. Hindari menggunakan minyak mandi atau cream karena dapat mengganggu pelekatan alat
  5. Ostomate mungkin melihat adanya sedikit darah pada saat stoma dibersihkan, ini adalah hal yang normal
  6. Rambut sekitar stoma seharusnya dibersihkan atau dicukur
  7. Gunakan tisue, waslap lembut sementara melakukan pencukuran untuk melindungi stoma
  8. Bawa selalu kit “stoma care” emergensi di mana pun ostomate berada, termasuk kantong perlengkapan, wipes, dan kantong plastik
  9. Pelajari nama, nomor kode, diameter, dan tipe kantong yang ostomate pakai untuk mempermudah pemesanan/pembelian kantong dan baseplate-nya
  10. Ukuran stoma ostomate biasanya akan menurun dalam waktu 6 – 8 minggu setelah pemebedahan dan ostomate perlu mengatur kembali ukuran stoma untuk menyesuaikannya dnegan alat bantu ukur

Untuk info lebih lanjut dan untuk jasa pemasanagan stoma bisa langsung menghubungi :

087731346585 (Call/SMS/WA)

081584077677 (Call/SMS/WA)

www.perawatluka.com

May 15

Prinsip Pemilihan Kantong Stoma

Ada ratusan produk kantong stoma dan asesoris (perlengkapannya) tersedia di seluruh dunia. Penggunaan kantong stoma tergantung dari fungsi dan tujuan. Dalam hal ini, setiap orang menggunakan berbagai produk berbeda yang disesuaikan dengan situasi mereka sndiri, tergantung dengan tipe stomanya.

Di Indonesia, kantong – kantong stoma lebih dikenal di rumah sakit yang menyediakan layanan operasi stoma. Beberapa perusahaan berkaitan dengan produk stoma sudah ada di Indonesia, namun penyediaan produk maupun daya beli masyarakat berkaitan dengan produk stoma dan asesorisnya belum begitu menggembirakan.

Berikut ini prinsip dalam pemilihan kantong stoma :

Prinsip umum dalam memilih kantong stoma seharusnya memenuhi hal – hal berikut

  1. Kulit terlindung dari feses atau urine
  2. Stoma terlindung dari trauma mekanik
  3. Kulit sekitar stoma terlindung dari trauma
  4. Kulit terlindung dari kerusakan karena produk

Prinsip pemilihan kantong stoma berdasarkan kebutuhan pengguna (ostomate), seharusnya memenuhi kebutuhan – kebutuhan berikut ini :

  1. Kenyamanan

a. base plate dan skin barrier mampu mengikuti gerakan tubuh

b.kantong melekat lembut di kulit

c. desain fleksibel, bentuk, material lembut

2. Mudah digunakan

a. mudah dalam pemasangan

b. tidak meninggkalkan residu

c. outlet/bagian pegeluaran mudah dalam pengelolaan

3. Keleluasaan

a. tidak bau

b. tidak berisik

c. ukuran/volume terbatas

4. Dapat melindungi kulit

a. perlindungan pada kulit peristomal : tidak ada fases yang kontak dengan kulit

b. kondisi kulit yang sehat terpelihara

c. efek gesekan seminimal mungkin

5. Keamanan :

a. pelekatan alat/base plate aman

b. tidak ada kebocoran dari bawah base plate

c. tidak ada kebocoran dari kantong / bag

d. pelekatan kuat dan menahan power (ileostomi/urustomi)

info lebih lanjut bisa langsung menghubungi

087731346585 (Call/SMS/WA)

081584077677 (Call/SMS/WA)

 

May 14

Prosedur Pelaksanaan Debridement

Debridement merupakan tindakan pengangkatan jaringan mati atau nekrosis (dengan warna luka hitam atau kuning), tetapi bukan dalam rangka pembedahan, yang dilakukan oleh tenaga kesehatan yang terlatih di bidang ini, termasuk perawatan spesialis luka (WOCN/ETN) atau perawatan lainnya dengan sertifikasi nasioanal maupun internasional.

Berikut ini alat – alat yang harus dipersiapkan untuk prosedur tindakan debridement :

a. Set debridement :

  1.  Dua set debridement, berisi pinset anatomis, pinset sirurgis, iris scissor
  2. 1 scapel
  3. 2 bisturi
  4. 1 pasang sarung tangan steril
  5. 20 cc povidene iodine
  6. 20 cc alkohol
  7. 1 calcium alginate
  8. Cairan pencuci antiseptik, seperti : chlorhexidine

b. Duk bolong

c. Bengkok

Setelah alat – alat sudah siap lakukan prosedur debridement dengan baik. Berikut ini prosedur tindakan debridement

  1. Cuci tangan yang baik dan benar sebelum dan sesudah melakukan tindakan
  2. Siapkan ruangan (ruangan tertutup)
  3. Bina hubungan saling percaya dengan pasien dan keluarga
  4. Siapkan pasien, antara lain dilakukan pemeriksaan tanda – tanda vital dan pengkajian lainnya (bila perlu)
  5. Cuci luka apakah pasien masih merasakan nyeri, buang sisa pencucian, cuci tangan
  6. Jika masih ada rasa nyeri, konsultasikan ke dokter untuk pemberian topikal therapy suppositoria
  7. Siapkan alat yang dibutuhkan
  8. Gunakan handscoon steril
  9. Siapkan lingkungan steril disekitar area yang akan dilakukan tindakan dengan menggunakan duk bolong
  10. Dekatkan alat
  11. Kenali anatomi dari kulit, organ dalam hipodermis dan asesoris kulit
  12. Lakukan debridement dari bagian yang paling lunak, jika masih keras lakukan autolisis dulu sebelum melakukan debridement dengan menggunakan balutan yang dapat melunakkan jaringan mati
  13. Bersihkan setiap eksudat yang keluar dengan menggunakan kasa steril
  14. Perhatikan dan bedakan antara pembuluh darah yang sehat dan mati, tendon yang sehat dan mati, dan jaringan nekrosis sesungguhnya
  15. Lakukan penekanan jika terjadi perdarahan bisa dengan menggunakan calsium alginate, lalu hentikan debridement
  16. Usahakan mendapatkan warna dasar merah > 75% dari jumlah jaringan mati yang diangkat
  17. Ajak pasien untuk komunikasi

Info lebih lanjut dan untuk home care bisa langsung menghubungi

087731346585 (Call/SMS/WA)

081584077677 (Call/SMS/WA)

 

May 12

Metode Pengobatan Medis untuk Luka Kanker

Home Care

Kanker merupakan penyebab dasar dari luka kanker sehingga tindakan medis yang dilakukan ditujukan untuk mengurangi tumor dan juga mengurangi ukuran luka kanker dan mengatasi gejala yang muncul.

Metode pengobatan / tindakan medis dilakukan tergantung dari pengobatan yang dilakukan medis sesuai dengan tipe tumor dan karakteristik pasien itu sendiri. Berikut ini tindakan medis yang umum terhadap kanker

  1. Radioterapi yaitu  menggunakan high-energy rays yang dapat menghancurkan sel kanker. Dapat membantu menyusutkan tumor dan mengeringkan cairan luka yang banyak. Efek sampingnya akan menimbulkan kemerahan sekitar kulit dan menjadi kering. Gejala tersebut akan hilang setelah beberapa minggu .
  2. Kemoterapi yaitu menggunakan obat anti kanker untuk menghancurkan sel kanker. Membantu mengurangi ukuran tumor yang menyebabkan luka dan mengurangi beberapa gejala.
  3. Terapi hormonal yaitu mempengaruhi produksi beberapa hormonal penyebab kanker, atau menghambat kerja dari hormonal dan membantu memperlambat pertumbuhan kanker. Terapi ini juga dapat memperbaiki beberapa gejala.
  4. Pembedahan yaitu tergantung ukuran dan posisi tumor, kemungkinan dapat dipindahkan atau tidak, dapat diambil sebagian atau keseluruhannya dengan pembedahan. Berisiko terjadinya perdarahan karena sel kanker sering menyebabkan kerusakan pembuluh darah. Oleh karena itu pembedahan memerlukan persiapan yang matang dari tim medis.

Untuk info selanjutnya dan home care bisa langsung menghubungi

087731346585 (Call/WA/SMS)

081584077677 (Call/WA/SMS)

 

 

 

May 11

Luka Dekubitus / Luka Tekan

Home Care

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Salah satu jenis luka kronik yang utama adalah luka tekan, yang biasanya terjadi pada individu dengan kondisi seperti paralisis yang menghambat pergerakan anggota tubuh. Luka dekubitus / luka tekan meningkatkan angka kematian dan kesakitan.

Luka Dekubitus sering kali terjadi pada orang dengan kondisi tertentu yang menyebabkan mereka sulit bergerak, terutama pada orang yang terlalu lama terbaring di tempat tidur. Kondisi lain yang memengaruhi aliran darah, seperti diabetes tipe 2, juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya ulkus dekubitus.

Luka tekan (pressure ulcer) atau dekubitus merupakan masalah serius yang sering terjadi pada pasien yang mengalami gangguan mobilitas, seperti pasien stroke, injuri tulang belakang atau penyakit degeneratif. Istilah dekubitus sebenarnya kurang tepat dipakai untuk menggambarkan luka tekan karena asal kata dekubitus adalah decumbere yang artinya berbaring, ini diartikan bahwa luka tekan hanya berkembang pada pasien yang dalam keadaan berbaring .

Penyebab Ulkus Dekubitus

Penyebab utama ulkus dekubitus adalah tekanan pada bagian tubuh dalam jangka waktu lama, sehingga mengganggu aliran darah yang membawa nutrisi dan oksigen. Tanpa adanya nutrisi dan oksigen, jaringan kulit akan rusak dan mati. Gangguan aliran darah pada kulit dalam jangka waktu lama, juga menyebabkan tidak adanya sel darah putih yang diperlukan untuk memerangi infeksi. Ketika ulkus sudah terbentuk pada kulit, bakteri dapat menginfeksi dan merusak jaringan kulit.

Pada orang yang aktif bergerak, tekanan pada bagian tubuh tertentu tidak akan terjadi secara berkepanjangan. Gerakan aktif akan membagi-bagi tekanan pada tubuh, sehingga aliran darah ke seluruh tubuh dapat dijaga kelancarannya. Sekalipun pada kondisi tidur, tubuh tidak akan diam secara konstan, melainkan dapat bergerak hingga 20 kali selama tidur.

Berikut ini cara pecegahan luka dekubitus yaitu ;

1. Mengganti posisi tubuh secara rutin

2. Menjaga nutrisi dan pola makan

3. Melakukan pemeriksaan kulit secara rutin

4. Berhenti merokok

Info selanjutnya bisa langsung menghubungi

087731346585 (Call/SMS/WA)

081584077677 (Call/SMS/WA)

 

 

May 05

Debridement Luka

Debridement Luka

Debridement merupakan peristiwa yang terjadi secara alami dalam proses penyembuhan luka. Selama fase inflamasi, neutrofil dan makrograf mencerna dan mengangkat/melepas jaringan yang mati, debris seluler, dan jaringan terinjuri yang avaskuler dari luka, namun dengan akumulasi jumlah jaringan rusak yang banyak, proses ini menjadi tidak cukup dan sangat berlimpahan. Pembentukan jaringan nekrotik yang kemudian memerlukan fagositosis pada luka dan memperlambat penyembuhan luka.

Adapun tujuan dari debridement yaitu :

  1. Debridement menurunkan bioburden pada luka
  2. Debridement mengendalikan dan berpotensi mencegah infeksi luka, terutama pada luka yang mengalami perburukan
  3. Debridement memfasilitasi visualisasi pada dinding dan dasar luka. Dengan adanya jaringan nekrotik, pengkajian yang akurat dan menyeluruh menjadi terganggu

Info lebih lanjut bisa langsung menghubungi

087731346585 (Call/SMS/WA)

081584077677 (Call/SMS/WA)

www.perawatluka.com

Apr 07

Luka Kanker

Kanker adalah pertumbuhan sel yang tidak normal yang menyerang organ dengan cepat sehingga fungsinya hancur dan menyebabkan kematian. Kanker merupakan masalah kesehatan yang penting untuk di cegah dari sedini mungkin.

Akhir – akhir ini kanker juga dipandang sebagai penyakit keluarga, karena efek penyakit kanker bukan hanya dialami oleh pasien tetapi oleh keluarga. Oleh karena itu penanganan efek luar kanker ditujukan pada pasien dan keluarganya.

Penyebab seseorang terkena kanker yaitu disebabkan dengan berbagai hal seperti pola hidup yang tidak sehat dan juga faktor genetik dan lingkungan. Pada era globalisasi inilah kasus penyakit kanker kian meningkat akibat pola hidup dan lingkungan yang tidak sehat.

Berikut ini tanda dan gejala luka kanker yaitu :

1. Banyak eksudat (mengeluarkan cairan yang berlebihan)

2. Banyak slough dan nekrotik

3. Bau tidak sedap

4. Nyeri

5. mudah berdarah

6. Gatal – gatal

7. Eksorisasi kulit sekitar luka (pinggiran luka mudah teriritasi)

8. Mudah terinfeksi

9. Sulit sembuh

Daerah yang paling sering terserang luka kanker :

1. Luka kanker payudara

2. Luka kanker kepala dan leher

3. Luka kanker tulang

4. Luka kanker kulit

5. Luka kanker abdomen

6. Luka kanker kelamin & inguinal

7. Luka kanker lain

Untuk info selanjutnya bisa langsung menghubungi :

087731346585 (Call/Sms)

081584077677 (Call/Sms/Wa)

 

Apr 05

Tujuan Pemilihan Balutan Luka

 

perawatluka.com

 

Tujuan utama pemasangan balutan luka adalah untuk menciptakan lingkungan yang kondusif terhadap penyembuhan luka. Oleh karena itu, pemilihan balutan luka harus ditentukan setelah mengkaji/mengamati kondisi luka itu sendiri. Pemahaman tentang fisiologi penyembuhan luka dan berbagai macam balutan serta cara kerjanya diperlukan agar dapat diperoleh penyembuhan yang optimal.

Adapun tujuan pemilihan balutan dan alasan mengapa balutan diperlukan, antara lain :

1. Menciptakan lingkungan yang kondusif terhadap penyembuhan, yaitu dengan memprtahankan kelembaban

2. Membuang jaringan mati, benda asing dan partikel dari luka

3. Melindungi luka dan jaringan sekitarnya

4. Mampu mengontrol kejadian infeksi / melindungi luka dari trauma dan invasi bakteri

5. Mencegah dan mengelola infeksi klinis pada luka

6. Mengurangi nyeri dengan mengeluarkan udara dari ujung – ujung syaraf

7. Mempertahankan temperatur pada luka

8. Mengontrol dan mencegah perdarahan

9. Memberikan kompresi terhadap perdarahan atau statis vena

10. Menampung cairan / eksudat

11. Memobilisasi bagian tubuh yang ter-injury / mengalami trauma

12. Meningkatkan kenyamanan

13. Mengurangi stress pada pasien dan keluarganya dengan melakukan penutupan luka

Untuk info selanjutnya dan home care bisa langsung menghubungi :

087731346585 (Call/Sms)

081584077677 (Call/Sms/Wa)

082213861270 (WA)

 

 

 

Older posts «